Tampilkan postingan dengan label diskusi tasya dengan rekan-rekan muslim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diskusi tasya dengan rekan-rekan muslim. Tampilkan semua postingan

Rabu, Mei 19, 2010

DEBAT tasya…..(dengan pak SHAHIL TALIB) muslimah yang keluar rumah pakai parfum=PELACUR




Saturday, May 15, 2010 at 10:58pm
Disini tasya membela martabat muslimah dengan menolak ajaran ini, namun seorang pria muslim, pengelola situs islam dari MALAYSIA,
malah menyetujui hadist atau ajaran tsb dengan alas an yang TIDAK JELAS. Untuk lebih jelasnya silahkan baca sendiri yah…
Natasya grey=natasya green
================================

Shahil Talib
Islam memuliakan akal dan kewajaran. Kerana akal itulah punca ilmu. Dan tidak dinamakan beragama bagi orang yang meninggalkan akalny.
May 7 at 12:41pm •
------------------------------
Natasya Grey
i disagree...
dimana akal muhammad saat dia katakan wanita yang pakai parfume keluar rumah itu adalah a PROSTITUTE?
May 7 at 1:13pm •
-----------------------------
Shahil Talib
apa tujuan anda memakai parfume ketika keluar rumah?
May 7 at 2:21pm •
-----------------------------
Natasya Grey
parfume itu menunjukkan JATI DIRI dan KEANGUNAN kepada orang lain...

May 7 at 2:58pm •
----------------------------
Shahil Talib
Bukankah untuk menunjukkan anda adalah orang yang berbau wangi, yang berbeda dari orang lain?
May 7 at 7:10pm •
----------------------
Natasya Grey
apa semua wanita yg memang berniat untuk menebar aroma wangi itu PANTAS langsung disebut PELACUR?
May 8 at 9:24am •
-----------------------
Shahil Talib
bukankah niat berwangian itu untuk menarik perhatian orang
Wednesday at 4:03pm •
---------------------
Natasya Grey
apa dengan berniat menarik lawan jenis dengan suatu aroma itu sudah bisa dibilang PELACUR?
Wednesday at 4:10pm •
-------------------------
Shahil Talib
Apakah perempuan akan tertarik kepadamu yang berwangian? Ga masuka akal, melainkan kamu mahu menarik bukan sejenismu...jangan kamu cuba berdusta...

Lho kok kamu delete komentar saya yang mengenai diri kamu?
Yesterday at 5:47pm •
-------------------------
Natasya Grey
1. saya tidak menDELETE postngan siapapun....apalagi dari pakcik...
2. bapak belum membantah 1 pun tulisan tasya,

3. kembali ke topik PARFUME:
ya MEMANG saya berusaha MENARIK RPIA dengan PARFUME YG TASYA PAKAI.....
4. bukan hanya saya yg melakukannya, banyak muslimah lainnya di indon yg MENGACUHKAN AJARAN ISLAM tentang parfume....

5. kami yg memakai parfume itu TIDAK BERTUJUAN
a. untuk BERZINAH....
b. untuk merebut suami orang,
c. merebut pacar orang...

6. jd...apakah saya dan semua muslimah yg pakai parfume langsung bisa DICAP SEORANG PELACUR tanpa berzinah?
7. kalau muhammad sendiri dan banyak pria muslim pakai, mengapa saya dan banyak muslimahTIDAK BOLEH?
Yesterday at 6:26pm •
--------------------------
Zoel Fikar
gunakan akal dan fikiranmu cantik, jangan kau gunakan hawanafsumu.
May 15 at 11:11pm
-------------------------
Shahil Talib
Islam adalah mementingkan pencegahan sebelum berlakunya sesuatu keburukan. Kerana mencegah lebih baik dari mengobati. Contohnya ialah menjaga kesihatan supaya tidak dihinggapi penyakit terlebiah aula dari bertungkus lumus mengubati apabila sudah teruk berpenyakit.

Islam menentang zina. Zina adalah perbuatan aib yang akan melaihirkan anak tidak sah... See More taraf, pelacuran dan AID. Maka Islam mencegah dari mendekati zina terlebih awal. ALLah Taala berFirman bermaksud "Janganlah kamu menghampiri zina kerana sesungguhnya zina adalah perbuatan yang keji..." Dan ALLah tidak menyebut "Janganlah kamu berzina..." tetapi "Janganlah kamu menghampir zina..."

Apakah Islam menyuruh wanita berbau busuk? Apakah Islam menyruh wanita jangan mandi? Tidak sama sekali kerana Islam mementingkan kebersihan.

Namun Islam mementingkan juga kesederhanaan dalam beberapa perkara. Berwangian bagi wanita tidak digalakkan Islam kerana ia menggundang sebab berlakunya zina. Bagaiman? Berwangian adalah salah satu sebab lelaki lajang tertarik. Mengapa tidak? Jika mereka terbau wangian wanita apa lagi jika wanita itu berhias dir, pasti mereka melirik.

Oh dikatakan pula"Saya berwangian bukan berniat menggoda lelaki"...Pokoknya bukan niat anda itu tetapi lelaki yang tergoda. Sikap ini samalah seperti "Saya telanjang tetapi tidak berrniat supaya lelaki merogol saya". Ia tidak wajar sama sekali. Dan janganlah cuba berdusta dengan mengatakan "Saya tidak ada niat apa-apa berparfume" apabila berjalan lewar teruna. Dusta sama sekali kerana saya bisa menyelami nurani anda...Saya juga manusia dan pernah remaja.

Maka jika anda memahami Islam, anda akan mendapati Islam menyediakan peraturan pencegahan maksiat dari sekecil-kecil hingga sebesar-besarnya. Dari mencegah berlaku hinggalah menghukum jika engkar.

Namun saya berpagang kepada wanita wajib bahkan lelaki wajib membersihkan diri dari bau bacin dan busuk, dan menyiapkan diri dengan suasana nyaman, berwangian yang tidak keterlaluan. Parfume yang menusuk tidak sangat tidak wajar atas hujah di atas.

Jika ada bantahan yah silakan supaya dikoreksi.

Hormat
Monday at 7:21am •
--------------------------
Natasya Grey
pakcik....
anda tulis:
Islam menentang zina

tanggapan tasya:...
1. zinah TIDAK SELALU DITENTANG ISLAM, TKW indon banyak diperkosa di saudi, dan PEMERKOSANYA BEBAS krn sesuai ajaran islam...
(ini kita bisa diskusikan lbh jauh di topik tersendiri)

2. nasrani dan banyak agama lain JUGA MENOLAK ZINAH/PEMERKOSAA namun yg menjadi PERBEDAAN adalah:
hanya ISLAM yg mencap wanita yg pakai parfume=PELACUR,
agama lain tidak.

3. pencegahan ZINAH bukan dengan mencap wanita PEMAKAINYA ADALAH PELACUR,
pencegahan zinah bisa dilakukan dengan cara lain:
a. hukum penjara PEMERKOSA termasuk pemerkosa TKW
b. kampanyekan KESEHATAN SEKS dengan baik di kalangan muda-mudi
c. berlakukan UU anti Pelecehan Seksual di negara2 islam

4. pertanyaan tasya:
muhammad dan pria muslim boleh pakai PARFUM, mengapa mereka TIDAK BOLEH DISAMAKAN DENGAN PELACUR PRIA?
Monday at 8:52am
------------------------------
Shahil Talib
Pertamanya:
saya mempersoalkan anda berhujah memakai hujah perlakuan umat tetapi tidak al-Quran. Saya bertanya kepada anda, apakah gay Kristen Barat itu ajaran Bible? Sila anda jawab.

Jika anda gagal menjawab, ertinya anda membawa hujah perlakuan umat memperkosa adalah tertolak dalam debate.
ini....

Silakan anda membawakan saya satu ayat al-Quran mengatakan "wahai orang Islam/manusia, berzinalah kamu..." Coba.

Saya menegaskan supaya anda berdiskusi dengan fakta dan hujah normal bukan perlakuan umat. Jika tidak, saya kira debate ini debate yang kurang ilmiah.

Kedua:
Dalam Bible Perjanjian Lama ada dinyatakan jangan berzina dan hukumnya bunuh. Adna boleh lihat di sana.

Saya bertanya kepada anda, apakah hukum seks berbilang pasangan kristen Barat itu?

Ketiga:
Islam tidak pernah mencop wanita sebagai pelacur. Itu hanya anda yang nafsir dengan suka-suka untuk menghujat Islam. Namun saya tidak berasa hairan kerana ini adalah lumrah bukan Islam. Tidak memahami Islam tetapi bicara Islam.

Islam mengatakan "jangan kamu dekati zina...". Maka jauhilah apa sahaja perkara yang menungkinkan berlakunya zina sama terlanjang, berwangian sehingga merangsang lelaki yang jalang.

Ertinya jika sudah diberi peringatan tetapi dirogol, itu salah sendiri. Sama juga apabila telah diberi peringatan jangan melacur nanti kena aids, jika melacur dan terkena aid itu tanggunglah akibatnya jangan salahkan pemerintah.

Keempat:
Perlecehan seks bukan hanya kepada TKW Indonesia tetapi perlecehan seks berlaku di seluruh dunia. Anda ini kayak anak ekcil aja.

Pemerkosaan wanita Islam Bosnia itu apa? Pemerkosaan banduan penjara Amerika oleh warden itu apa? Pemerkosaan muslimat Indonesia oleh pemuda Kristen itu apa?

Saya fikir baik anda berfikir sebelum menulis kerana anda akan diketawakan jika anda menulis tanpa kewajaran, atau tanpa ilmu formal. Hanya merujuk kepada Goggle anda akan diketawakan dan memperlihatkan anda ini tiada ilmu.

Kelima:
Lelaki memakai parfume amatlah jarang sekali. Dan jika lelaki memakai parfumepun yang wajarnya mereka tidak akan dirogol wanita.

Apa-apaan anda ini, yang wajar-wajar aja kok ga bisa mikir. Kesihan. Belajar lagi ilmu logika kok anakku.

Hormat
Monday at 9:28am •
--------------------------
Natasya Grey
pak shahil....

1. anda KELUAR DARI TOPIK-fokuslah pak anda seorang yg mampu berdiskusi bukan..
topik kita:
muslimah yang keluar rumah pakai parfum=PELACUR... See More
pertanyaan2 anda:
apakah gay Kristen Barat itu ajaran Bible? Sila anda jawab.
dan
Apakah hukum seks berbilang pasangan kristen Barat itu?

tanggapan tasya:
kalau mau jawabannya SILAHKAN BUAT NOTES baru dan tag tasya disana, saya akan jawab sesuai pengetahuan nasrani yg tasya punya.
sekali LAGI....FOKUSLAH....jangan keluar topik!

2. anda tulis:
Islam tidak pernah mencop wanita sebagai pelacur

tanggapn tasya:
anda SALAH lagi!
islam BENAR-BENAR mencap wanita yg pakai parfume keluar rumah=PELACUR....
silahkan baca hadist ini:
“Siapa saja perempuan yang memakai minyak wangi, kemudian ia
keluar lalu ia melewati suatu kaum (orang banyak) supaya mereka mendapati
(mencium )baunya , maka dia itu adalah perempuan zina /tuna susila” (Hadits ini
hasan shahih diriwayatkan Imam Ahmad(4/414),Abu
Dawud(4173),Tirmidzi(2786),An-Nasa’i(8/153)).

3. anda tulis:
Perlecehan seks bukan hanya kepada TKW Indonesia tetapi perlecehan seks berlaku di seluruh dunia

tanggapan tasya:
memang benar pelecehan sex/PEMERKOSAAN terjadi namun PEMERKOSA di negara2 kafir SEMUA harus dan sudah DIPENJARA....

sedangkan
PEMERKOSA TKW2 INDON di saudi....BEBAS!
(silahkan diskusikan ini DI NOTES YG BARU, kita fokus pada topik WANITA YG PAKAI PARFUM=PELACUR dalam islam)

4.anda tulis:
Lelaki memakai parfume amatlah jarang sekali. Dan jika lelaki memakai parfumepun yang wajarnya mereka tidak akan dirogol wanita.

tasya TERTAWA:
hahahhahahhahhahahhahhahahah kwkkwkwkwkwkwkkwkw
mana BUKTIMU? pernah ke paris atau indon?

perhatikan BUKTI TASYA
bahkan MUHAMMAD juga suka pakai PARFUME pak...

a. Di beberapa ahadis Aisyah berkata:
“Aku menabur parfum kepada Rasul Allâh dan dia lalu menggiliri istri2nya.” [225]
Muhammad sangat berlebihan dalam menggunakan parfumnya sehingga Aisyah berkata,
“Aku menaburi Rasul Allâh dengan parfum terbaik yang ada sampai aku melihat
kepala dan jenggotnya mengkilat karena parfum." [8]


b. Muhammad dilaporkan telah mengaku,
“Yang kusukai dari duniamu adalah wanita2 dan parfum.” [227]
Salah satu sahabatnya, Al-Hasan al-Basri, juga menyatakan: “Rasul Allâh berkata,
“Ada dua hal yang kunikmati dalam hidup di dunia ini, yakni wanita2 dan parfum”
[9]

5. tolong jawab DENGAN LEBIH JELAS:
pertanyaan tasya:
muhammad dan pria muslim boleh pakai PARFUM, mengapa mereka TIDAK BOLEH DISAMAKAN DENGAN PELACUR PRIA?

Monday at 1:41pm •
-------------------------------
Shahil Talib
Nah apa yang diatas yang anda tulis itu?
Monday at 2:39pm •
-----------------------------
Natasya Grey
back to our TOPIK sir...
topik lain silahkan buat NOTE tersendiri ok.


tolong jawab:
mengapa muhammad dan banyak pria muslim pakai parfume TIDAK DISEBUT PELACUR?
Monday at 3:01pm •
------------------------------
Shahil Talib
Saya sarankan anda membaca dengan teliti jawaban saya yang lalu.

Memang ada saranan pria Muslim berparfume tetapi secara fitrah jarang sekali pria berfarfume seperti perempuan.

Kerana apa? kerana pria yang meminang perempuan biasanya. Dan tidak ada pria yang akan dirogol perempuan jika berfarfume.... See More

Dan suka saya jelaskan kepada anda bahawa Hadtih itu bukan total menghukum perrempuan itu pelacur tatapi supaya perempuan itu sedar supaya jangan membikin sebab untuk menarik perhatian lelaki jalang. Sebab itulah dikatakan jika memakai parfume seperti seolah-olah telah berzina.

Sama apa jika lelaki memandang perempuan kali kedua dengan nafsu adalah berdosa.

Saya dari bujang ga pernah berfarfume hanya talcum ketiak aja. Ga apa-apa kok
Monday at 3:13pm •
--------------------------
Shahil Talib
Apa udah tanggapi saran saya supaya anda mempamer foto anda?

Anda mempergunakan avatar miss Pakistan...salah itu kok
Monday at 3:14pm •
--------------------------
Natasya Grey
tolong jelaskan arti kata: DIROGOL?
Monday at 3:21pm •
---------------------------
Shahil Talib
Erti dirogol itu diperkosa
Monday at 7:41pm •
--------------------------
Natasya Grey
thanks...dirogol=diperkosa
1. topik kita adalah
ISLAM MENCAP MUSLIMAH yg keluar rumah pakai parfum=PELACUR.....kita fokus di issue ini pak,

2. memang TIDAK ADA PRIA yg pakai PARFUME lalu diperkosa oleh WANITA......
lalu?
so?

3. dan....
apa bapak BISA BUKTIKAN dengan ARTIKEL/link dari internet,
muslimah yg pakai pakaian sopan yg pakai parfume itu SELALU DIPERKOSA PRIA?

4. pakcik....pembaca kita tahu sekarang kalau MUHAMMAD SUKA SEKALI PARFUME begitu juga pria muslim lainnya, kalau bapak tidka pakai itu hak pakcik...
namun
saya TIDAK MENCAP muhammad dan pria2 muslim itu=PELACUR
karena
memakai parfume TIDAK ADA HUBUNGANNYA dengan PELACUR

5. sekali lagi pakcik, kita sama-sama BERNIAT MELINDUNGI WANITA/MUSLIMAH tapi BUKAN DENGAN MELARANGNYA pakai parfum saat di luar rumah....
ini DISKRIMINASI
Monday at 9:21pm •
---------------------------
Shahil Talib
Anakku tasya...

Pakcik telah memberikan sebab-sebab mengapa wanita yang memakai parfume telah dikatakan sebagai penzina. Hakikatnya bukanlah penzina tetapi dosanya besar kayak dosa zina. Kerana ia adalah bibit-bibit zina iaitu mengundang ghairah lelaki.

Anakkau mahukan bukti artikel internet...sebenarnya artikel internt itu juga tulisan manusia sama juga dengan tulisan Tasya di blog Tasya itu. Jadi apanya yang menjadi persoalan. Apakah sebaiknya pakcik ambil blog Tasya sebagai bukti?...

Memakai parfume bukanlah total dilarang. Yah boleh aja di dalam rumah di depan ibu bapa, suami, adik beradik...pakailah sbanyak mana dan sewangi manapun. Jadi kalau memakai parfeume semerbak harum di luar rumah, tujuan apanya kalau tidak mahu menarik perhatian pria? Oke kalau tidak mahu menarik perhatian priapun, anakku tidak akan bisa menahan mereka dari melirik anak. Jika mereka mereka melirik pastinya hati anak akan kembang.

Memakai parfume bukanlah bagi pria bukanlah sesuatu tuntutan agama dan bukanlah wajib. Maka tidaklah seharusnya anakku yang pinter ini mempertikaikannya seperti mengurus ekonomi negara yang bakal runtuh. Ia bukanlah perkara besar hanya kecil sahaja. Pake atau tidak bukanlah merosakkkan Tauhid.

Yah anakku baik sekali mahu melinsungi wanita di luar rumah. Yah jika itu niat anak, bagus sekali kok. Cuma berilah mereka saranan yang wajar supaya selamat. Yah katakan, "kalau kamu mahu selamat hindarkan bibit-bibit pemerkosaan. Hindarkan perlakuan yang menjilok mata..." gituuuu.

Oke homat dari pakcik untuk Tasya anak pinter
Yesterday at 4:21am •
-----------------------------

Natasya Grey
pak shahil....
1. silahkan ambil semua sumber dari internet ini ASALKAN/DENGAN SYARAT itu adalah KEBENARAN

2. internet TIDAK SELALU mensajikan atau memberikan hal yg benar, namun kita bisa MEMBANDINGKANNYA dengan sumber yang lain sehingga KITA BISA MENARIK KESIMPULAN mana BUKTI yg benar, mana yg salah....
jadi...
jangan anti google, jgn anti internet...

3.pakcik tulis:
Maka tidaklah seharusnya anakku yang pinter ini mempertikaikannya seperti mengurus ekonomi negara yang bakal runtuh. Ia (kasus pakai parfum) bukanlah perkara besar hanya kecil sahaja.

tanggapan tasya:
SALAH LAGI!
mengapa?
a. islam TIDAK MELARANG PRIAnya pakai PARFUM,
b. islam mencap MUSLIMAH YG PAKAI PARFUM diluar rumah=PELACUR,
jadi bisa disimpulkan:
(1) ada DISKRIMINASI GENDER, islam tidak adil
(2) ada PELANGGARAN HAK ASASI WANITA...
atau ada pelanggaran UU..

Yesterday at 8:54am •
----------------------------
Natasya Grey
silahkan pakcik BACA BAIK-BAIK UU di indon ini, mungkin pakcik tidakdapatkan dari pendidikan formal:

Nomor: 1 TAHUN 1974 (1/1974) tentang PERKAWINAN
Pasal 31
(1). Hak dan
kedudukan isteri adalah seimbang dengan hak dan kedudukan suami dalam kehidupan
rumah tangga dan pergaulan hidup bersama dalam masyarakat....


Keterangan:
Parfum adalah hal wajar dipakai oleh wanita dan pria. Parfum sudah menjadi bagian dalam kehidupan manusia modern apalagi di prancis. Bahkan parfum bisa menjadi identitas seseorang. Dengan memakai parfum yang tepat seseorang bisa menunjukkan jati dirinya, siapa sebenarnya kepada orang lain lewat oroma yang tercium. Oleh karena itu pemakai parfum memilih parfum itu harus berhati-hati.

Memakai parfum tidak menggangu orang lain, malah sebaliknya, orang sekitar kita akan merasa lebih nyaman. Kalau ada ajaran yang melarang wanita memakainya malah disebut wanita tuna susila, silahkan pertimbangkan untuk keluar dari ajaran aneh itu.

sedangkanUU NKRI ini menjelaskan kesamaan hak antara wanita dan pria, antara suami dan istri dalam hal pergaulan atau menyatakan keunikan diri kepada orang lain. Kalau suami boleh memakai parfum, mengapa istri tidak boleh?
disinilah adanya KETIDAKSEIMANGAN antara hak dan kedudukan isteri dan suami dalma islam.
Yesterday at 8:56am •
--------------------------------
Tri Cahyantono
bila wanita ingin disamakan dengan pria , mengapa diciptakan pria dan wanita ? bila dalam satu rumah ada dua orang yang sama berkuasanya , apa yang akan terjadi ?
Yesterday at 4:17pm •
--------------------------------
Shahil Talib
Natasya anakku...
Islam menetapkan manusia itu sama dari segi ketaqwaan. Ertinya wanita yang taqwa sama darjatnya disisi ALLah dengan lelaki taqwa.

Namun Islam menetapkan beberapa krateria daalm membezakan jantina/gander ini. Kaum wanita fisikalnya lemah dari lelaki. Banyak perkara yang wanita tidak mampu/bisa lakukan yang mampu dilakukan lelaki. Contohnya wanita tidak mampu memanjat pokok kelapa. Natasya pastinya tidak mampu, betulkan?
...
Makanya haruslah wanita sedar bahawa ia tidak setaraf lelaki dalan banyak hal/kasus/perkara. Dalam penikahan, lelaki adalah ketua rumah tangga. Tidak pernah berlaku isteri ketua rumah tangga, yang ada hanyalah dari persefahaman sahaja. Jadi haruslah wanita tidak meminta hak yang sama secara total. Dan jika wanita meminta hak yang sama secara total, akan ada permintaan lelaki supaya wanita juga memanjat pokok kelapa.

Parfume tidaklah menjatuhkan martabat kaum wanita jika dilarang. Apakah jatuh? tidak anakku. Jika anda tidak memakai parfume sekalipun jika anda cantik, anda tetap cantik. Kecantikan tidaklah bergantung kepada parfume. Cuma parfume itu adalah satu dari sebab yang merangsang lelaki jahat. Pakcik ulang, satu sebab. Kerana jika tidak diniatkan sekalipun lelaki akan terangsang juga. Contohnya jika kita mahu masuk ke dalam hutan yang ada harimau/macan, apakah kita akan masuk juga dengan niat tiak akan diterkam macan? Nah tidak wajar kok nak, kamu akan diterkam macan walau kamu tidak berniat diterkam.

Demikianlah contohnya bagaimana Islam mahu menjaga maruah wanita supaya tidak diperlakukan tidak baik. Bukan persamaan memakai parfume lelaki atau wanita itu pokoknya, tetapi pokoknya ialah Islam mahu memelihara martabat wanita itu dari lelaki jahat.

Apakah cara hidup orang negara lain mahu dijadikan identiti/identitas kita? Seharusnya jika kamu orang Indonesia, jadikanlah Indonesia sebagai jati diri. Jika Indonesia itu budayanya berpakaian sopan, jadikanlah berpakaian sopan itu kebanggaan. Tidaklah harus (maaf) bercelana katak bercoli itu dijadikan uruf berpakaian. Mungkin kamu boleh menjadi orang Australia kerana bapa kamu orang Australia, atau mungkin kamu boleh menjadi Indonesia kerana ibu kamu orang Indonesia. Bapa kamu dan ibu kamu bukan orang Perancis kok ankku...Dan pakcik pasti bapa kamu dan ibu kamu orang yang berpakaian sopan...atau apakah tidak?

Dan tidak semua budaya orang Barat itu baik anakku. Orang Indonesia dengan budayanya yang tersendiri, mengapa harus ditukar dengan budaya orang. Orang Barat bercelana katak bercoli mengapa harus diikut?

Pastinya Natasya orang yang pinter. Makanya pasti kamu tahu erti naluri. Naluri mengatakan bercelana katak bercoli itu malu. Naluri mengatakan tidaklah betah brjalan bercelana katak bercoli di jalanan Jakarta. Hanyalah jika naluri kemanusiaan malu itu dipaksa hapus, akan jadilah orang lelaki dan perempuan bercelana katak dan berciuman dijalanan.

Horamt untuk anda Nataysa.
Yesterday at 6:11pm •
-----------------------------
Natasya Grey
pak shahil....
dari tulisan pakcik maka saya ambil ambil point-point penting seperti di bawah ini:

1. anda TIDAK (BISA) MEMBANTAH ajaran islam ini MELANGGAR UU perkawinan di Indon...
2.anda MASIH setuju bahwa:
setiap musilmah yg keluar rumah yg pakai parfum=PELACUR

dengan alasan: MELINDUNGI MUSLIMAH..

nah ini adalah bantahan tasya:
MUSLIMAH tidak seharusnya DICAP PELACUR pak,
jangan LUKAI MEREKA,
jangan KEKANG MEREKA,
jangan BATASI MEREKA,
dan....
mereka juga BUTUH EKSPRESI DIRI,
mereka TIDAK BUTUH PERLINDUNGAN MACAM INI

lindungilah wanita dengan cara yg TERHORMAT seperti di negara2 kafir dengan cara:
a. MEMBUAT UU perlindungan wanita atau
b. membuat UU anti pelecehan seksual..
Yesterday at 10:16pm •
-------------------------------
Natasya Grey
3. pakcik tulis:
Cuma parfume itu adalah satu dari sebab yang merangsang lelaki jahat.

Tanggapan tasya:
Kalau ada wanita yang DIROGOH=DIPERKOSA atau DILECEHKAN itu bukan karena kesalahansi wanita namun itu MURNI KESALAHAN PRIA yg tidka bertanggung jawab.... See More

perhatikan contoh ini:
semua muslimah di MESIR (negara yg MAYORITAS MUSLIM) ini pakai jilbab/burqa di jalan dan TIDAK PAKAI PARFUME karena bertentangan dengan ajaran islam...
namun
apakah muslimah2 itu bebas dari PELECEHAN SEKSUAL?
apakah ajaran islam itu BERHASIL MELINDUNGI MUSLIMAH?

sumber:http://www.mujahideenryder.net/2008/07/18/two-thirds-of-egyptian-men-harass-women/

2/3 pria muslim MELAKUKAN PELECEHAN SEX di negara dg populasi silam tertinggi ini. dan mayotitas perempuannya MALAH DISALAHKAN DI PENGADILAN SYARIAH.
98% (wow..hampir semua muslimah di mesir) pernah mengalami PELECEHAN SEXUAL ini, mrk biasanya mengalami ini di jalan2.

jadi...
apakah MELINDUNGI MUSLIMAH dengan MELARANG PAKAI PARFUM itu BERHASIL???????

TIDAK SAMASEKALI...
pelecehan seksual bisa terjadi KAPAN SAJA, DIMANA SAJA, KEPADA SIAPA SAJA....
ini karena kesalahan SI PRIANYA...bukan kesalahan MUSLIMAH.

4. anda SETUJU MENCAP MUSLIMAH=PELACUR dengan tulis ini juga:
Dan tidak semua budaya orang Barat itu baik anakku. Orang Indonesia dengan budayanya yang tersendiri, mengapa harus ditukar dengan budaya orang.

tanggapan tasya:
apa karena wanita2 barat itu PAKAI PARFUM lalu bapak berpikir kami (wanita) itu SEPERTI PELACUR?
ooo no no no....
anda SALAH LAGI pak....
pemakaian PARFUM TIDAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN PELACURAN...

5. anda tulis:
Naluri mengatakan bercelana katak bercoli (pakai BIKINI) itu malu. Naluri mengatakan tidaklah betah brjalan bercelana katak bercoli di jalanan Jakarta.

tanggapn tasya:
anda KELUAR DARI TOPIK....
kita tidak berdiskusi tentang BERPAKAIAN tapi tentang:
APAKAH PANTAS...muslimah baik2 dicap PELACUR saat mereka PAKAI PARFUM...
tolong FOKUSLAH pada topik....
Yesterday at 10:20pm •
---------------------------
Natasya Grey
nah....tiba dipenghujung diskusi.
silahkan pakcik tulis KESIMPULAN PAKCIK lalu
saya akan tulis KESIMPULAN juga lalu
SELESAI pak...thanks.

Yesterday at 10:21pm •
-----------------------------
Shahil Talib
Oke pakcik tidak apa-apa, oke2 aja kok nak...

Anda sering bilang keluar topik keluar topik...ia tidak keluar topik kok kerana semua hujah pakcik berkaitan dengan topik kamu. Topik kamu beerkaitan dengan perempuan dan itulah juga kaitannya.

Anda cuba tidak memahami hujah pakcik sedangkan hujah pakcik mudah sekali sistematikanya.... See More

Parfume salah satu sebab...pakcik ulang salah satu sebab menarik perhatian orang. Buktinya jika dua orang perempuan seorang tidak pakai dan seorang pakai, lewat di depan lelaki, pasti mereka berkata "waduh wanginya...". Kepada siapa ditujukannya itu nak Tasya? Pastinya kepada yang pake parfume itu kok. Nah itu buktinya parfume menarik perhatian.

Pakcik udah tulisakan bahawa wanita itu harus menjaga diri. Wanita adalah lemah dan menjadi bahan, bukan lelaki. Ertinya perempuan itu yang diperkosa bukan memperkosa. Makanya Islam menyediakan pilihan supaya perempuan menjaga diri. Makanya jauhi punca...pakcik ulang jauhi punca zina dari sekecilnya hingga sebesarnya dalam erti jauhilah zina bukan jangan berzina. Kerana apabila udah dijauhi punca tidak akan berzina kok.

Yah Tasya pntar sekali...tidak semua wanita Barat berzina kerana parfume...jadi kerana apa? Boleh Tasya jwab? Pakcik tunggu....jangan tidak jawab dengan alasan oot...malu ah.

Makanya jika memakai parfume itu antara punca zina maka hindarkan dong. Wajar-wajar aja menjaga tubuh supaya tidak busuk. Yang pasti kejadian manusia itu udah cantik kok, ada mata ada telinga ada hidung tuh.

Jadi pokok pointanya yang lebih menjurus ialah mengapakah dilarang wanita berfarfume dijalanan didepan lelaki bukan mahram bukan gelarannya.

Okeee katanya untuk memikat lelaki, betulkah? Lho kalau udah cantik apa perlu parfume yang baunya menyengat? Apakah lelaki tertarik kepada kamu hanya kerana parfume? Kalau hanya kerana parfume, apabila tiada parfume apa lelaki ga mau ama kamu? Tidak kok nak...kalau lelaki itu mau ama kamu dia akan melihat peribadi kamu. Kalau kamu suka bercalana katak bercoli tetapi dia tidak suka ya dia tidak akan meminang kamu kok.

Nah sekarang jelas sekali mengapa wanita dilarang berfarfume di jalanan. Kerana parfume bukan mendatangkan harta atau wang malah mendatangkan kemudharatan. Maruah kewanitaan dilotot oleh mata lelaki dan siulana "wow". Jika mereka melotot, apakah kamu bangga? Apakah kamu mahu melorotkan terus pakaian kamu hanya pujian mereka yang asalnya kerana parfume? Jika tidak itulah ertinya kamu masih mempertahankan maruah walau dipuji wangi.

Jadi apa untungnya wangi hanya untuk disiul? Dan apa untungnya wangi kalau hanya untuk diekori? Sedang jelas ia hanya daya penarik? Yah kalau ada lelaki tertarik untuk menikahi kamu yah untung...

Kalau tertarik dan diekori lalu diperkosa bagaimana? Kalau mereka tercium wangi lalu mengekori anda dan memperkosa anda, ketika itu anda sadar sebabnya parfume...waduh nasi udah menjadi bubur nak Tasya...udah terlambat.
8 hours ago •
------------------------------
Natasya Grey
thanks...atas KESIMPULAN pakcik....

dan inilah KESIMPULAN TASYA.....
1. pakcik, muhammad, dan alloh MEMANG SEPENDAPAT bahwa muslimah yg keluar rumah pakai parfum=P E L A C U R / W T S / P E Z I N A H
...
2. saya MENOLAK ya MENOLAK dg tegas! ajaran tsb karena:
a. muhammad sendiri suka PAKAI PARFUM,
b. banyak pria muslimah PAKAI PARFUM,

c. mencap MUSLIMAH=PELACUR itu melanggar UU Nomor: 1 TAHUN 1974 (1/1974) tentang PERKAWINAN
Pasal 31
point (1)
d. pemakaian PARFUM tidak ada HUBUNGANNYA DENGAN ZINAH atau PELACUR

e. cara islam MELINDUNGI WANITANYA SALAH!
bukan dengan
MENCAP PELACUR
tapi seharusnya
dengan mendorong adanya UU anti pelecehan seksual tapi sayang BANYAK NEGARA ISLAM atau yang mayoritas islam yg tidak melakukannya, contohnya di MESIR,

f. pelecehan seksual yg terjadi terhadap wanita HARUS MENGHUKUM SI PRIA YG MELAKUKAN TINDAKAN AMORAL bukan menyalahkan si wanita,
islam memang TERBALIK
(bahkan muslimah yg DIPERKOSA saja malah DIJATUHI HUKUM CAMBUK)

demikian diskusi kita pak,
hormat saya
natasya ryan green
8 minutes ago •
======================================
Semoga rekan muslim khususnya MUSLIMAH dapat memetik sesuatu dari debat tertulis ini. Lawanlah ajaran yg MERUGIKAN WANITA INI.

Selasa, Mei 04, 2010

topik: POLIGAMI-mana ada istri yg RELA suaminya kawin lagi?


ini adalah diskusi tasya dengan rekan muslim di fb, yang tiba2 masuk ke inbox dan bertanya tentang mengapa istrinya tidak mau dia kawin lagi.
silahkan perhatikan dan jawab dengan jujur, apakah islam mengajarkan pria nya untuk SETIA?
natasya grey=natasya green
=======================
Usman Effendy April 29 at 9:22am
secara logika, perempuan menolak poligami ... ketika dia memposisikan diri hanya sebagai "istri pertama" ... tapi ketika dia di posisi "istri kedua dst", pandangan itu goyah. cara beragama tidak begitu. lagi, cinta yg berumur kurang dari 100 tahun ... jangan ditukar dg siksa pedih yg abadi ...

--------------------------------
Natasya Grey April 29 at 10:03pm
pak usman...
1. selamat datang di inbox tasya,
2. sepertinya bapak adalah pengagum poligami yah?
3. kalau boleh tasya tanya:
a. apa bapak sudah berkeluarga?
b. kalau sudah, apa tanggapan istri bapak saat bapak mau kawin lagi?

cheers,
--------------------------------
Usman Effendy May 3 at 12:29am
sy pengagum hukum Alloh. istri saya sangat menghalangi saya nikah lg. lalu ap yg anda lihat dr fenomena ini?

--------------------------------
Natasya Grey May 3 at 8:54am
pak usman...
1. sebelum terlalu jauh, tasya ingin sampaikan JANGAN EMOSI / jgn diambil hati kalau ada tulisan tasya yang menyinggung bapak,
2. bapak tulis:
istri saya sangat menghalangi saya nikah lg.

tanggapan tasya (sbg non-muslim dan pemerhati wanita):
a. itu adalah hal yang wajar, dia mengingat JANJI SETIA bapak sebelum menikahinya,
tidak ada seorang wanita pun yang bersedia membagi suaminya dengan wanita lain, ini seperti MEMINJAMKAN CELANA DALAM kpd teman wanita lain.
b. kalau bapak TIDAK BISA mendapat izinnya untuk POLIGAMI tetapi bapak MEMUTUSKAN UNTUK TETAP KAWIN maka:

(1) itu bertentangan dengan UU perkawinan RI no 1 tahum 74
Pasal 3
Poin #(1). Pada azasnya dalam suatu perkawinan seorang pria hanya boleh mempunyai seorang isteri. Seorang wanita hanya boleh mempunyai seorang suami.
Poin #(2). Pengadilan, dapat memberi izin kepada seorang suami untuk beristeri lebih dari seorang apabila dikehendaki oleh fihak-fihak yang bersangkutan.
(2) itu SAH dalam AJARAN ISLAM
Bapak bisa melihat PENJELASANNYA panjang lebar di situs islam ini:

http://www.poligamiindonesia.com/index.php?page=BeritaDet&id=000029
(3) itu bertentangan dengan HATI NURANI BAPAK sendiri, kecuali memang sebelum menikahada perjanjian dengan istri kalau dia akan setuju nanti mau dipoligami pak.

3. saran tasya.
Mengapa bapak ingin poligami adalah ADA PENYEBABNYA. Jadi untuk itu tasya punya saran (maaf bukan bermaksud untuk menggurui):

a. terbukalah kepada istri, apa sebenarnya PENYEBABNYA.
Apa itu karena masalahnya di ISTRI atau di BAPAK sendiri.

b. kalau ini adalah KARENA masalah sex / libido bapak yang tidak selalu terpuaskan maka: itu BISA, SANGAT BISA DIPERBAIKI. Jalan keluarnya bukan mencari saluran pemuas lainnya. Caranya bgm diskusikan selalu kepada si istri setelah berhubungan intim, ini sperti evaluasi lah pak. Pasti bisa diperbaiki.

c. kalau alasan bapak ini karena: ingin MENOLONG WANITA LAIN, anjuran agama, kasihan pada janda, itu BUKANLAH ALASAN SEBENARNYA alias dibuat-buat. Renungkanlah kembali, dan jadilah PRIA YANG MEMEGANG JANJI SETIA, sampai MAUT memisahka.
Salam manis untuk ISTRI TERCINTA.

cheers,

-------------------------

Usman Effendy May 4 at 9:05am
saya mo lihat komentar anda yg ringkas tentang isi link itu. beda, anda pengagum pasal2 bikinan manusia sebagai "pemenang pemilu" ... saya pengagum pasal2 bikinan manusia yg sebagai "pengguna akal dan iman".

-------------------------------
Usman Effendy May 4 at 9:10am
soal hukum ... bila Alloh mengijinkan ... ya, manusia jangan mengharamkan dunk.

--------------------------------
Usman Effendy May 4 at 9:20am
saya tidak melacur, dan amat mencintai keluarga. tapi mengupas ada apa dg hukum Alloh "poligami halal", akn sulit dibahas dg "matematika" yg dianut "nafsu manusia". ini porsi "akal orang yg beriman kpd Alloh".

berhadapan dg aturan negara, saya hrs ikut. tapi anda melihat "aturan" itu sebagai: milik penguasa, yg memiliki aturan, dengan sejumlah pasukan tempur yg siap melumat anda. sedangkan saya melihat negara dan aturannya sebagai "wilayah pergulatan keimanan", dan sy mlihat kebenaran kandungan quran, bhw syetan jg punya pengikut dan selalumenjerumuskan ke neraka.

---------------------------------
Natasya Grey May 4 at 9:30am
pak usman...
1. bapak minta:
saya mo lihat komentar anda yg ringkas tentang isi link itu (poligami-red)
jawaban tasya:
islam MEMBOLEHKAN suami untuk poligami, dan istri DILARANG untuk MENCEGAHNYA.
jadi sikap istri bapak yang mencegah bapak untuk kawin lagi, SALAH.

2. tasya hanya posting FAKTA saja pak, harap mengerti.
FAKTAnya.....UU melarang bapak kawin TANPA IZIN istri,
FAKTAnya....ajaran ISLAM membolehkan bapak kawin TANPA IZIN istri,
keduanya adalah FAKTA/BUKTI.
nah, sekarang terpulang kepada bapak yang menjalankannya.
apa bapak mau kawin SEMBUNYI2 TANPA SEPENGETAHUAN ISTRI atau sampai istri mengizinkan bapak. terserah bapak.

cheers,
--------------------------------
Usman Effendy May 4 at 9:50am
dlm hal iman, kalau istri menolak? ya ... urusan dia dg tuhannya .... jangankan menolak poligami ... menolak keberadaan tuhan pun "boleh" ... tuhan tidak akan keberatan. saya tak akan pernah meminta izin kpd istri, krn sy tak pernah ragu dg hukum Alloh.

--------------------------------
Natasya Grey May 4 at 10:38am
dimana janji setia bapak?

cheers,

---------------------------------
Usman Effendy May 4 at 10:45am
setia ... kalau menuju Alloh .... neng ... eh, maaf ya, saya melihat pertanyaan2 tasya bukan sbagai orang "kritis". tp sbagai rata2 org yg tidak menemukan hebatnya tuntunan dlm sbuah "agama". gimana kalau kita berangkat dari "membandingkan" agama kita dulu?

---------------------------------
Natasya Grey May 4 at 10:47am
jadi apa kata istri bapak tentang ini?
apa dia setuju?

cheers,

--------------------------------
Usman Effendy May 4 at 10:52am
dari caranya dia menemui perempuan yg ingin saya nikahi ... dia sangat tidak stuju ...

---------------------------------
Natasya Grey May 4 at 12:10pm
ya sudah....
silahkan bapak pilih:
a. nikah sirri (rahasia) yang sesuai dengan ajaran islam juga, yang penting ada keluarga pihak calon istri dan mahar...
atau
b. nikah mutah, tidak perlu cerai, yang penting suka-sama-suka, ada mahar dan rentang waktu, beres. tidak perlu cerai. ini ditentang MUI/NU tapi banyak pria arab yang melakukannya di puncak.
atau
c. tunggu istri bapak SETUJU
atau
d. urungkan niat untuk kawin lagi....SETIA b a one women man.

semua terserah bapak kan?...
cheers,
--------------------------------

Usman Effendy May 4 at 12:22pm
tidak ada "nikah sirri" dlm islam ... ya, anda sangat tidak mengenal islam ... maka anda jangan membenci islam ... oke ??

--------------------------------
Usman Effendy May 4 at 12:23pm
saya bisa setia terhadap 4 istri, ko

=========================

(horeee....islam mengajar SETIA dengan 4 istri, kalau mau yg muda lagi, tinggal ceraikan yg paling tua....)

Senin, Mei 03, 2010

DISKUSI tasya.....islam mengajar istri yang KELUAR RUMAH harus punya izin TERTULIS dari SUAMI


Ini adalah diskusi indah tasya dengan rekan muslim, pengasuh group: FORUM DISKUSI ISLAM di fb, dengan topik: LARANGAN WANITA MUSLIM KELUAR RUMAH TANPA IZIN TERTULIS SUAMI.

natasya grey=natasya green

-------------------------------

Natasya Grey April 30 at 3:31pm

salam kenal, saya tasya (non-muslim)

apa tasya boleh tanya dan berdiskusi dengan mu pada topik:
mengapa di negara2 islam yang menerapkan SYARIAT ISLAM utuh, WANITA tidak boleh keluar rumah tanpa izin suami?

terima kasih kalau bapak mau menaggapi tasya.

cheers,

--------------------------------------------

Diskusi Islam May 1 at 9:38pm

iya salam kenal tasya.
terima kasihh atas pertanyaannya,,

hal itu sangat dibenarkan karena di dalam alQur'an dijelaskan kewajiban seorang pria dalam rumah tangga menjaga istri dan keluaraganya dan kewajiban soranng wanita sebagai istri yang harus berbakti kepada suami, ketentuan untuk larangan seorang istri keluar rumah tanpa izin suami tertulis di Al-Qur'an (Al-Ahzab : 33) “Artinya : Dan hendaklah kalian tetap di rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu …” tp ada didalam (As-sunnah Imam Ibnu Jauzi Rahimahullahu mengatakan. (Ahkamun Nisa’ hal. 32)

“Seorang wanita harus senantiasa berusaha untuk tidak keluar rumah meskipun ada kesempatan. Apabila keadaan mendesaknya keluar, maka dia harus meminta izin kepada suaminya, dan harus memilih jalan sepi, jauh dari keramaian dan pasar. Selain itu, dia harus berjalan dengan langkah yang tidak terdengar dan berjalan di tepi jalan dan bukan di tengahnya”.),

yang pada intinya bertujuan untuk menjaga sang istri dari pandangan yg melalaikannya akan kewajibannya sebagai seorang istri,,menjaga kehormatan keluarga yg dibangun agar terhindar dari hal2 yang menjauhkan dari rahmat tuhan,,anda bisa lihat kenyataanya,,akan lebih sulit tantangan dalam membangun rumah tangga bila tidak adanya ketegasan seperti diatas sebagai seorang kepala rumah tangga,,dan akan jadi pahala bagi istri yg bisa mentaati suaminya dan aturan yg dibuatnya.asalkan aturan itu tidak melenceng dari aturan-aturan yg ditetapkan dalam Al-Qur'an dan As-sunnah,,,

------------------------------------------

Natasya Grey May 3 at 9:09am

pak DI...
1. thanks sudah menjawab pertanyaan tasya,
2. karena ada ayat islam yang membatasi istri untuk keluar rumah, maka penerapannya di saudi da negara2 islam lainnya, semua istri harus MENDAPAT IZIN TERTULIS dari suaminya, kalau tidak punya dan kedapatan oleh polisi syariah maka akibatnya si istri BISA DITAHAN.
apa pendapat bapak?
bagamana kalau ini terjadi dengan istri bapak?

terima kasih atas jawaban bapak nantinya.

cheers,

---------------------------------------------

Diskusi Islam May 3 at 11:47am

sebenarnya hal itu wajar dilakukan di negara islam yg aturannya murni berpegang pada Al qur'an,,kita ngk bisa pertanyakan knp hal itu dilakukan,,,sama halnya yg terjadi di aceh,,,karena tujuan sebuah daerah ingin membangun aceh sebagai serambi mekkah,,maka setiap wanita muslim diwajibkan megnggunakan kerudung,,,jadi aturan yg ditegaskan itu merupakan wujud dorongan untuk masyaarakat bisa memahami aturan itu,,,sperti yg dilakukan negara2 islam,,,agar aturan itu bisa tertanam dalam jiwa mereka,,,

jd nantinya yg ada hanya kesadaran, tanpa ada lg paksaan ,,,klo itu terjadi pada istri saya, saya akan relakan ia dipenjara,,,karena itu sebagai bahan untuk merenung dan belajar,,,tp kita ngk boleh membiarkan saja,,,krn di negara islam sang suami wajib mengurus kebebasan sang istri,(tp kedepannya ijin tertulis harus ditiadakan,,,krn itu menimbulkan ketakutan sang istri bukan ke suaminya tapi ke pemerintahannya,,,,)

---------------------------------------------

Natasya Grey May 3 at 12:34pm

pak DI....
1. tasya adalah pemerhati HAM khususnya buat wanita, dimana wanita tertindas dan bisa saya cium melalui media, maka saya dan rekan2 lain (kebanyak kafir=non muslim) akan bertindak pak.
sayangnya, malah kami kewalahan membantu wanita-wanita muslim yang hidup di negara2 islam dimana SYARIAT ISLAM (SI) diterapka scr kaffah.
mengapa kewalahan? karena yang merintangi kami malah pria2 muslim sendiri atau malah pemerintahnya (yg kebanyakan adalah pria). Cara mereka MEMPERLAKUKAN WANITA itu berbeda dengan kami di negara2 barat/kafir atau di Negara indon bapak (yang belum menerapkan SI).

2. Akibat dari adanya ajaran: WANITA SEBAIKNYA DIRUMAH SAJA….adalah sbb:
a. wanita MERASA dikungkung/dibatasi
http://www.hrw.org/en/news/2009/07/08/saudi-arabia-women-s-rights-promises-broken
DAN
http://www.arabianbusiness.com/517141-saudi-women-denied-basic-human-rights
b. wanita menjadi KURANG BERPENDIDIKAN karena harus dipaksa tinggal di rumah
http://www.time.com/time/world/article/0,8599,1567155,00.html
c. wanita tidak bisa berkarir di bidang olahraga atau ikut kejuaraan seperti olimpiade
http://www.washingtonpost.com/wp-dyn/content/article/2008/04/14/AR2008041402653.html?hpid=moreheadlines
d. wanita TIDAK BISA MELAPORKAN KE POLISI tentang kasus KDRT yang mereka alami sendiri (ini yang PALING MEMPRIHATINKAN tasya pak)
http://www.freedomhouse.org/template.cfm?page=182
ini sangat BERBAHAYA pak, di negara2 islam, KDRT adalah hal yang wajar. Tasya harap di indon tidak spt mrk. Pria mrk benar2 tidak tahu arti mengasihi pasangannya pak.

3. Pak DI….
Bapak tulis:
tp kita ngk boleh membiarkan saja,,,krn di negara islam sang suami wajib mengurus kebebasan sang istri,(tp kedepannya ijin tertulis harus ditiadakan,,,krn itu menimbulkan ketakutan sang istri bukan ke suaminya tapi ke pemerintahannya,,,,)
tanggapan tasya:
kami akan terus berusaha menyelamatkan wanita2 muslimah itu dari ajaran yang melanggar HAM ini (tidak ada kebebasan hidup mandiri).
Tapi, tasya MINTA pak, sebelum ajaran ini (PUNYA IZIN TERTULIS UNTUK KELUAR RUMAH) diterapkan di indon, khususnya di aceh dan padang, TOLONG HAMBAT adanya QANUN (UU pelaksanaan) tentang ini.
Cheers,

Saudi Arabia: Women’s Rights Promises Broken | Human Rights Watch

www.hrw.org

(New York) - Saudi officials continue to require women to obtain permission from male guardians to conduct their most basic affairs, like traveling or receiving medical care, despite government assertions that no such requirements exist, Human Rights

--------------------------------------------

Diskusi Islam May 3 at 12:45pm

ya saya bukan anggota HAM,,,tp pribadi memang hal yg ada ucapkan sangat dibenarkan,,,karena bertentangan dengan hak seseorang merdeka secara lahiriah dan batiniah,,,,kita sama2 berharap hal itu tidak terjadi lg, apa lg di indonesia,,krn landasan negara indonesia mutlak/murni bukan dari agama tertentu, tp kesatuan agama,,yang hak dan kewajiban disejajarkan,,,,

klo di negara islam knp di mutlakan karena mayoritas masyarakatnya muslim,,bahkan warga negara nonnmuslim tidak diperkenankan singgah atw tinggal dinegaranya,,kecuali ada ijin,,kita berharap yg terbaik buat kelangsungan hidup seluruh masyarakat dunia agar aturan yg ada tidak mengikat kita seperti budak,,,,

---------------------------------------------

Natasya Grey May 3 at 12:51pm

thanks pak DI...
semua untuk kesejahteraan wanita,

salam hangat,
tasya, natasya green

---------------------------------------------

Diskusi Islam May 3 at 1:00pm

iya sama2,,semoga muslim dan non muslim bisa berjalan bersama tanpa ada perselisihan,,
iya itu pasti,,maka itu adanya emansipasi wanita,,tinggal bagaimana niat semua wanita didunia sadar akan kebebasannya berperan di dunia,,,
salam hangat juga
dari forum Diskusi Islam

====================================

Semua rekan2 muslim sebaiknya tahu dan bersiap untuk MEMBLOK ajaran pelarangan wanita keluar rumah demi kesejahteraan wanita, demi kebebasan mereka untuk berkarir dan memajukan diri dan bangsa.

Jumat, April 30, 2010

topik: QURAN PERNAH DI REVISI


Ini adalah diskusi tasya dengan rekan muslim dengan topic: QURAN PERNAH DIREVISI di inbox fb

Natasya grey=natasya green

-----------------------------------------

Tri Cahyantono April 29 at 8:13pm

… tdk ada kitab sekonsisten Al Quran, 14 abad tdk berubah satu kata pun (sangat andal)

Sent via Facebook Mobile

 ----------------------------------------

Natasya Grey April 29 at 9:49pm

tri...

1. selamat datang di inbox tasya,

2. kamu tulis:

tdk ada kitab sekonsisten Al Quran, 14 abad tdk berubah satu kata pun (sangat andal)

tanggapan tasya:

apa kamu mau membahasnya dengan tasya lebih jauh?

karena tasya punya bukti bahwa quran itu sudah berubah-ubah.

cheers,

------------------------------

Tri Cahyantono April 30 at 1:45am

mau silakan, logikanya bl berubah tentu sgr diprotes penghapalnya dr ngr lain, krn hanya kitab Al Quran yg dpt dihapalkn

Sent via Facebook Mobile

 ----------------------------

Natasya Grey April 30 at 10:21am

tri...

1. baiklah kita akan berganti topik diskusi dari PERLINDUNGAN WANITA ke REVISI QURAN...

2. tasya mulai dari BUKTI berikut ini (bukti pertama)

http://www.youtube.com/watch?v=Y40X6ykSQlE

di atas bukan analisa melainkan BUKTI adanya quran tua,DAN BERBEDA DENGAN YANG KAMU PEGANG.

dimana perbedaannya"

1. tulisannya beda, menggunakan arab gundul yg punya arti bisa 30 arti berbeda,

2. punya gambar juga, yg kamu pegang tidak ada,

apa tanggapnmu?

The earliest copy of Quran -Yemeni koran

www.youtube.com

In 1972, a 7th century Koran was found in Yemen during a restoration work of a structure. After 3 decades of examining and investigations, it is found that the Koran is the earliest copy. It is also found out that there are many erasures and alterations to it.

----------------------------------

Tri Cahyantono April 30 at 10:54am

Surat surat yang sudah dihapalkan oleh pengikut ditulis dan dikumpulkan pada jaman kulafaur rasyidin sampai Khalifah Usman inilah Al Quran yang diakui dan tersimpan di negara asalnya sedangkan yang lain diperintahkan untuk dibakar. Al Quran asli memang gundul , yang saya pegang sekarang dimaksudkan untuk memudahkan / penyeragaman bacaan (bagi pemula) , pemberian tanda baca tentu sudah dikonfirmasikan dengan para penghapal dari negara asalnya.

Islam (Al Quran) sangat menghormati wanita , ibaratnya sorga di bawah telapak kaki Ibu, artinya bila para ibu jalannya benar maka ke sorgalah hadiahnya. sedangkan kekerasan yang dilakukan para pria tentulah tidak berdasarkan Al Quran . mengaku Islam tapi tidak Islami, seperti pejabat yang korupsi, mereka oknum Tasya.

-----------------------------

Natasya Grey April 30 at 12:49pm

tri...

1. tolong fokus ke 1 topik saja, kita sedang di topik REVISI QURAN.

2. jadi kamu sadar kalau quran paling tua itu BERBEDA dengan yang kamu pegang sekarang. syukurlah.

3. kamu harus belajar kembali sejarah quran itu tri....

Quran yang kamu punya sekarang baru distandarisasi tahun 1924 di Mesir, sebelum itu Quran ada banyak versi, ya BANYAK VERSI itu karena quran tertua itu tersalin dari arab gundul, banyak makna yang bisa dikandung.

silahkan baca artikel yang ditulis oleh rekan muslim juga disini:

http://islamlib.com

ini kutipannya:

Sebagian besar kaum Muslim meyakini bahwa Alquran dari halaman pertama hingga terakhir merupakan kata-kata Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad secara verbatim, baik kata-katanya (lafdhan) maupun maknanya (ma’nan). Kaum Muslim juga meyakini bahwa Alquran yang mereka lihat dan baca hari ini adalah persis seperti yang ada pada masa Nabi lebih dari seribu empat ratus tahun silam.

Keyakinan semacam itu sesungguhnya lebih merupakan formulasi dan angan-angan teologis (al-khayal al-dini) yang dibuat oleh para ulama sebagai bagian dari formalisasi doktrin-doktrin Islam. Hakikat dan sejarah penulisan Alquran sendiri sesungguhnya penuh dengan berbagai nuansa yang delicate (rumit), dan tidak sunyi dari perdebatan, pertentangan, intrik, dan rekayasa.

Alquran dalam bentuknya yang kita kenal sekarang sebetulnya adalah sebuah inovasi yang usianya tak lebih dari 79 tahun. Usia ini didasarkan pada upaya pertama kali kitab suci ini dicetak dengan percetakan modern dan menggunakan standar Edisi Mesir pada tahun 1924. Sebelum itu, Alquran ditulis dalam beragam bentuk tulisan tangan (rasm) dengan teknik penandaan bacaan (diacritical marks) dan otografi yang bervariasi.

Hadirnya mesin cetak dan teknik penandaan bukan saja membuat Alquran menjadi lebih mudah dibaca dan dipelajari, tapi juga telah membakukan beragam versi Alquran yang sebelumnya beredar menjadi satu standar bacaan resmi seperti yang kita kenal sekarang.

Pencetakan Edisi Mesir itu bukanlah yang pertamakali dalam upaya standarisasi versi-versi Alquran. Sebelumnya, para khalifah dan penguasa Muslim juga turun-tangan melakukan hal yang sama, kerap didorong oleh keinginan untuk menyelesaikan konflik-konflik bacaan yang muncul akibat beragamanya versi Alquran yang beredar.

Tapi pencetakan tahun 1924 itu adalah ikhtiyar yang luar biasa, karena upaya ini merupakan yang paling berhasil dalam sejarah kodifikasi dan pembakuan Alquran sepanjang masa. Terbukti kemudian, Alquran Edisi Mesir itu merupakan versi Alquran yang paling banyak beredar dan digunakan oleh kaum Muslim.

cheers,

----------------------------

Tri Cahyantono April 30 at 3:07pm

yang jelas Al Quran jauh lebih lengkap daripada Kitab-kitab sebelumnya, apapun "bendanya" yang penting adalah isi yang dikandung dan manfaat yang dapat dipetik dari "benda" tersebut.

-----------------------------

Natasya Grey April 30 at 3:09pm

tri...

lengkap atau tidak itu lain topik, tasya sudah buktikan bahwa kamu salah kan...quran itu ternyata sudah berubah atau direvisi.

cheers,

----------------------------------

Tri Cahyantono April 30 at 4:02pm

Insyaallah tidak berubah maknanya (isinya) ini yang paling penting Tasya.

Sent via Facebook Mobile

 ---------------------------------

Tri Cahyantono April 30 at 4:25pm

Al Quran itu bacaanya (bunyinya) tidak berubah Tasya, Allahu akbar seja 14 abad yang lalu juga Allahu akbar , begitu juga dengan surat-suratnya, terjaga hingga akhir jaman, insyaallah.

 --------------------------------

Natasya Grey April 30 at 4:43pm

tri....tri...tri...

1. tasya kan sadah tulis bahwa banyak revisi quran sebelum distandartkan di mesir tahun 1924,

koq kamu masih yakin kalau tidak ada yang berubah isinya?

1 kata saja yg ditulis dalam arab gundul, maka artinya bisa lebih dari 20 arti tri...jadi apa ini juga bisa dikatakan bahwa ISINYA tidak berubah?

2. kalau kamu masih yakin quran itu tidak berubah sejak 14 abad lalu, tolong carikan ayat quran yang dimakan kambing (sehingga quran itu TIDAK LENGKAP)

spt yang tertulis disini:

hadist Sunan Ibn Maja, Volume 2, Page 39

Ayesha: "When the verses “Rajm” [Stoning] and ayah “Rezah Kabir” descended, they were written on a piece of paper and kept under my pillow. Following the demise of Prophet Muhammad (S) a goat ate the piece of paper while we were mourning."

Terjemahan:

Ayesha: "Ketika ayat Rajm dan ayat "rezah kabir" diturunkan, ayat-ayat itu dituliskan pada selembar kertas dan disimpan di bawah bantalku. Setelah kematian nabi muhammad, seekor kambing memakan lembaran kertas itu ketika kami sedang berkabung."

jadi tri...quran itu ternyata BERKURANG SEJAK ADA HALAMANNYA YG DIMAKAN KAMBING, tidak seorangpun pengikut muhammad yang menghapalnya.

so? quran itu BERUBAH ATAU MASIH ASLI?

cheers,

------------------------------

Tri Cahyantono April 30 at 6:55pm

itu ayat yg tdk penting shg Allah krm kambing u memakannya (kambing msk kamar & makan kertas d bwh bantal, ajaib kan?)

Sent via Facebook Mobile

 ---------------------------

Natasya Grey April 30 at 8:02pm

hahahahahhahahahahaha

ayat lucu, kambing lucu, kamu juga lucu

hahahahhahahhhahahahah

cheers,

----------------------------

Tri Cahyantono April 30 at 9:50pm

aku senang kamu bisa hahahahaha, kapan kita bisa hahahahah bersama ? ingin sekali aku melihatmu (tertawa di alam nyata)

Sent via Facebook Mobile

==============================

topic: PACARAN ISLAM dengan PERANTARA


Ini adalah diskusi tasya dengan PENGASUH GROUP: Aa GYM di f b bernama bapak Chasani Muchammad dan rekan2 muslim lainnya dengan topic: PACARAN ISLAM dengan PERANTARA

Natasya grey=natasya gold

======================

Chasani Muchammad

Penulis: Al-Ustâdz Abû ‘Abdillâh Muhammad Al-Makassarî

Pertanyaan:

1. Apabila seorang muslim ingin menikah, bagaimana syariat mengatur cara mengenal seorang muslimah sementara pacaran terlarang dalam Islam?

2. Bagaimana hukum berkunjung ke rumah akhwat (wanita) yang hendak dinikahi dengan tujuan untuk saling mengenal karakter dan sifat masing-masing?

3. Bagaimana hukum seorang ikhwan (lelaki) mengungkapkan perasaannya (sayang atau cinta) kepada akhwat (wanita) calon istrinya?

Dijawab oleh Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Al-Makassari:

بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ

Benar sekali pernyataan anda bahwa pacaran adalah haram dalam Islam. Pacaran adalah budaya dan peradaban jahiliah yang dilestarikan oleh orang-orang kafir negeri Barat dan lainnya, kemudian diikuti oleh sebagian umat Islam (kecuali orang-orang yang dijaga oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala), dengan dalih mengikuti perkembangan jaman dan sebagai cara untuk mencari dan memilih pasangan hidup. Syariat Islam yang agung ini datang dari Rabb semesta alam Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana, dengan tujuan untuk membimbing manusia meraih maslahat-maslahat kehidupan dan menjauhkan mereka dari mafsadah-mafsadah yang akan merusak dan menghancurkan kehidupan mereka sendiri.

Ikhtilath (campur baur antara lelaki dan wanita yang bukan mahram), pergaulan bebas, dan pacaran adalah fitnah (cobaan) dan mafsadah bagi umat manusia secara umum, dan umat Islam secara khusus, maka perkara tersebut tidak bisa ditolerir. Bukankah kehancuran Bani Israil -bangsa yang terlaknat- berawal dari fitnah (godaan) wanita? Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

لُعِنَ الَّذِيْنَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيْلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُدَ وَعِيْسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُوْنَ. كَانُوا لاَ يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوْهُ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُوْنَ

“Telah terlaknat orang-orang kafir dari kalangan Bani Israil melalui lisan Nabi Dawud dan Nabi ‘Isa bin Maryam. Hal itu dikarenakan mereka bermaksiat dan melampaui batas. Adalah mereka tidak saling melarang dari kemungkaran yang mereka lakukan. Sangatlah jelek apa yang mereka lakukan.” (Al-Ma`idah: 79-78)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌ خَضِرَةٌ، وَإِنَّ اللهَ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيْهَا فَيَنْظُرُ كَيْفَ تَعْمَلُوْنَ، فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ، فَإِنَّ أَوَّلَ فِتْنَةِ بَنِي إِسْرَائِيْلَ كَانَتْ فِي النِّسَاءِ

“Sesungguhnya dunia itu manis dan hijau (indah memesona), dan Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kalian sebagai khalifah (penghuni) di atasnya, kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala memerhatikan amalan kalian. Maka berhati-hatilah kalian terhadap dunia dan wanita, karena sesungguhnya awal fitnah (kehancuran) Bani Israil dari kaum wanita.” (HR. Muslim, dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memperingatkan umatnya untuk berhati-hati dari fitnah wanita, dengan sabda beliau:

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلىَ الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

“Tidaklah aku meninggalkan fitnah sepeninggalku yang lebih berbahaya terhadap kaum lelaki dari fitnah (godaan) wanita.” (Muttafaqun ‘alaih, dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma)

Maka, pacaran berarti menjerumuskan diri dalam fitnah yang menghancurkan dan menghinakan, padahal semestinya setiap orang memelihara dan menjauhkan diri darinya. Hal itu karena dalam pacaran terdapat berbagai kemungkaran dan pelanggaran syariat sebagai berikut:

1. Ikhtilath, yaitu bercampur baur antara lelaki dan wanita yang bukan mahram. Padahal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjauhkan umatnya dari ikhtilath, sekalipun dalam pelaksanaan shalat. Kaum wanita yang hadir pada shalat berjamaah di Masjid Nabawi ditempatkan di bagian belakang masjid. Dan seusai shalat, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiam sejenak, tidak bergeser dari tempatnya agar kaum lelaki tetap di tempat dan tidak beranjak meninggalkan masjid, untuk memberi kesempatan jamaah wanita meninggalkan masjid terlebih dahulu sehingga tidak berpapasan dengan jamaah lelaki. Hal ini ditunjukkan oleh hadits Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha dalam Shahih Al-Bukhari. Begitu pula pada hari Ied, kaum wanita disunnahkan untuk keluar ke mushalla (tanah lapang) menghadiri shalat Ied, namun mereka ditempatkan di mushalla bagian belakang, jauh dari shaf kaum lelaki. Sehingga ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam usai menyampaikan khutbah, beliau perlu mendatangi shaf mereka untuk memberikan khutbah khusus karena mereka tidak mendengar khutbah tersebut. Hal ini ditunjukkan oleh hadits Jabir radhiyallahu ‘anhu dalam Shahih Muslim.

Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

خَيْرُ صُفُوْفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرِهَا، وَخَيْرُ صُفُوْفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا

“Sebaik-baik shaf lelaki adalah shaf terdepan dan sejelek-jeleknya adalah shaf terakhir. Dan sebaik-baik shaf wanita adalah shaf terakhir, dan sejelek-jeleknya adalah shaf terdepan.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata: “Hal itu dikarenakan dekatnya shaf terdepan wanita dari shaf terakhir lelaki sehingga merupakan shaf terjelek, dan jauhnya shaf terakhir wanita dari shaf terdepan lelaki sehingga merupakan shaf terbaik. Apabila pada ibadah shalat yang disyariatkan secara berjamaah, maka bagaimana kiranya jika di luar ibadah? Kita mengetahui bersama, dalam keadaan dan suasana ibadah tentunya seseorang lebih jauh dari perkara-perkara yang berhubungan dengan syahwat. Maka bagaimana sekiranya ikhtilath itu terjadi di luar ibadah? Sedangkan setan bergerak dalam tubuh Bani Adam begitu cepatnya mengikuti peredaran darah1. Bukankah sangat ditakutkan terjadinya fitnah dan kerusakan besar karenanya?” (Lihat Fatawa An-Nazhar wal Khalwah wal Ikhtilath, hal. 45)

Subhanallah. Padahal wanita para shahabat keluar menghadiri shalat dalam keadaan berhijab syar’i dengan menutup seluruh tubuhnya -karena seluruh tubuh wanita adalah aurat- sesuai perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam surat Al-Ahzab ayat 59 dan An-Nur ayat 31, tanpa melakukan tabarruj2 karena Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang mereka melakukan hal itu dalam surat Al-Ahzab ayat 33, juga tanpa memakai wewangian berdasarkan larangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits Abu Hurairah yang diriwayatkan Ahmad, Abu Dawud, dan yang lainnya3:

وَلْيَخْرُجْنَ وَهُنَّ تَفِلاَتٌ

“Hendaklah mereka keluar tanpa memakai wewangian.”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga melarang siapa saja dari mereka yang berbau harum karena terkena bakhur4 untuk untuk hadir shalat berjamaah sebagaimana dalam Shahih Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 53:

وَإِذَا سَأَلْتُمُوْهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوْهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوْبِكُمْ وَقُلُوْبِهِنَّ

“Dan jika kalian (para shahabat) meminta suatu hajat (kebutuhan) kepada mereka (istri-istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam) maka mintalah dari balik hijab. Hal itu lebih bersih (suci) bagi kalbu kalian dan kalbu mereka.”

Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan mereka berinteraksi sesuai tuntutan hajat dari balik hijab dan tidak boleh masuk menemui mereka secara langsung. Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah berkata: “Maka tidak dibenarkan seseorang mengatakan bahwa lebih bersih dan lebih suci bagi para shahabat dan istri-istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan bagi generasi-generasi setelahnya tidaklah demikian. Tidak diragukan lagi bahwa generasi-generasi setelah shahabat justru lebih butuh terhadap hijab dibandingkan para shahabat, karena perbedaan yang sangat jauh antara mereka dalam hal kekuatan iman dan ilmu. Juga karena persaksian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap para shahabat, baik lelaki maupun wanita, termasuk istri-istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri bahwa mereka adalah generasi terbaik setelah para nabi dan rasul, sebagaimana diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim. Demikian pula, dalil-dalil Al-Qur`an dan As-Sunnah menunjukkan berlakunya suatu hukum secara umum meliputi seluruh umat dan tidak boleh mengkhususkannya untuk pihak tertentu saja tanpa dalil.” (Lihat Fatawa An-Nazhar, hal. 11-10)

Pada saat yang sama, ikhtilath itu sendiri menjadi sebab yang menjerumuskan mereka untuk berpacaran, sebagaimana fakta yang kita saksikan berupa akibat ikhtilath yang terjadi di sekolah, instansi-instansi pemerintah dan swasta, atau tempat-tempat yang lainnya. Wa ilallahil musytaka (Dan hanya kepada Allah kita mengadu)

2. Khalwat, yaitu berduaannya lelaki dan wanita tanpa mahram. Padahal Rasululllah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِيَّاكُمْ وَالدُّخُوْلَ عَلىَ النِّسَاءِ. فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ اْلأَنْصَارِ: أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ؟ قَالَ: الْحَمْوُ الْمَوْتُ

“Hati-hatilah kalian dari masuk menemui wanita.” Seorang lelaki dari kalangan Anshar berkata: “Bagaimana pendapatmu dengan kerabat suami?”5 Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Mereka adalah kebinasaan.” (Muttafaq ‘alaih, dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

لاَ يَخْلُوَنَّ أَحَدُكُمْ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ مَعَ ذِي مَحْرَمٍ

“Jangan sekali-kali salah seorang kalian berkhalwat dengan wanita, kecuali bersama mahram.” (Muttafaq ‘alaih, dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma)

Hal itu karena tidaklah terjadi khalwat kecuali setan bersama keduanya sebagai pihak ketiga, sebagaimana dalam hadits Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلاَ يَخْلُوَنَّ بِامْرَأَةٍ لَيْسَ مَعَهَا ذُوْ مَحْرَمٍ مِنْهَا فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka jangan sekali-kali dia berkhalwat dengan seorang wanita tanpa disertai mahramnya, karena setan akan menyertai keduanya.” (HR. Ahmad)6

3. Berbagai bentuk perzinaan anggota tubuh yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:

كُتِبَ عَلىَ ابْنِ آدَمَ نَصِيْبُهُ مِنَ الزِّنَا مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ: الْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ، وَاْلأُذُنَانِ زِنَاهُمَا اْلاِسْتِمَاعُ، وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ، وَالْيَدُ زِنَاهُ الْبَطْشُ، وَالرِّجْلُ زِنَاهُ الْخُطَا، وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى، وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ أَوْ يُكَذِّبُهُ

“Telah ditulis bagi setiap Bani Adam bagiannya dari zina, pasti dia akan melakukannya, kedua mata zinanya adalah memandang, kedua telinga zinanya adalah mendengar, lidah(lisan) zinanya adalah berbicara, tangan zinanya adalah memegang, kaki zinanya adalah melangkah, sementara kalbu berkeinginan dan berangan-angan, maka kemaluan lah yang membenarkan atau mendustakan.”

Hadits ini menunjukkan bahwa memandang wanita yang tidak halal untuk dipandang meskipun tanpa syahwat adalah zina mata7. Mendengar ucapan wanita (selain istri) dalam bentuk menikmati adalah zina telinga. Berbicara dengan wanita (selain istrinya) dalam bentuk menikmati atau menggoda dan merayunya adalah zina lisan. Menyentuh wanita yang tidak dihalalkan untuk disentuh baik dengan memegang atau yang lainnya adalah zina tangan. Mengayunkan langkah menuju wanita yang menarik hatinya atau menuju tempat perzinaan adalah zina kaki. Sementara kalbu berkeinginan dan mengangan-angankan wanita yang memikatnya, maka itulah zina kalbu. Kemudian boleh jadi kemaluannya mengikuti dengan melakukan perzinaan yang berarti kemaluannya telah membenarkan; atau dia selamat dari zina kemaluan yang berarti kemaluannya telah mendustakan. (Lihat Syarh Riyadhis Shalihin karya Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, pada syarah hadits no. 16 22)

Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلاَ تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيْلاً

“Dan janganlah kalian mendekati perbuatan zina, sesungguhnya itu adalah perbuatan nista dan sejelek-jelek jalan.” (Al-Isra`: 32)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حِدِيْدٍ خَيْرٌ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لاَ تَحِلُّ لَهُ

“Demi Allah, sungguh jika kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan jarum dari besi, maka itu lebih baik dari menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Ath-Thabarani dan Al-Baihaqi dari Ma’qil bin Yasar radhiyallahu ‘anhu, dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 226)

Meskipun sentuhan itu hanya sebatas berjabat tangan maka tetap tidak boleh. Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

وَلاَ وَاللهِ مَا مَسَّتْ يَدُ رَسُوْلِ اللهِ يَدَ امْرَأَةٍ قَطُّ غَيْرَ أَنَّهُ يُبَايِعُهُنَّ بِالْكَلاَمِ

“Tidak. Demi Allah, tidak pernah sama sekali tangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyentuh tangan wanita (selain mahramnya), melainkan beliau membai’at mereka dengan ucapan (tanpa jabat tangan).” (HR. Muslim)

Demikian pula dengan pandangan, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman dalam surat An-Nur ayat 31-30:

قُلْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوْجَهُمْإِلَى قَوْلِهِ تَعَلَىوَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوْجَهُنَّ

“Katakan (wahai Nabi) kepada kaum mukminin, hendaklah mereka menjaga pandangan serta kemaluan mereka (dari hal-hal yang diharamkan) -hingga firman-Nya- Dan katakan pula kepada kaum mukminat, hendaklah mereka menjaga pandangan serta kemaluan mereka (dari hal-hal yang diharamkan)….”

Dalam Shahih Muslim dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata:

سَأَلْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نَظْرِ الْفَجْأَةِ؟ فَقَالَ: اصْرِفْ بَصَرَكَ

“Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang tiba-tiba (tanpa sengaja)? Maka beliau bersabda: ‘Palingkan pandanganmu’.“

Adapun suara dan ucapan wanita, pada asalnya bukanlah aurat yang terlarang. Namun tidak boleh bagi seorang wanita bersuara dan berbicara lebih dari tuntutan hajat (kebutuhan), dan tidak boleh melembutkan suara. Demikian juga dengan isi pembicaraan, tidak boleh berupa perkara-perkara yang membangkitkan syahwat dan mengundang fitnah. Karena bila demikian maka suara dan ucapannya menjadi aurat dan fitnah yang terlarang. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَلاَ تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلاً مَعْرُوْفًا

“Maka janganlah kalian (para istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam) berbicara dengan suara yang lembut, sehingga lelaki yang memiliki penyakit dalam kalbunya menjadi tergoda dan ucapkanlah perkataan yang ma’ruf (baik).” (Al-Ahzab: 32)

Adalah para wanita datang menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan di sekitar beliau hadir para shahabatnya, lalu wanita itu berbicara kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan kepentingannya dan para shahabat ikut mendengarkan. Tapi mereka tidak berbicara lebih dari tuntutan hajat dan tanpa melembutkan suara.

Dengan demikian jelaslah bahwa pacaran bukanlah alternatif yang ditolerir dalam Islam untuk mencari dan memilih pasangan hidup. Menjadi jelas pula bahwa tidak boleh mengungkapkan perasaan sayang atau cinta kepada calon istri selama belum resmi menjadi istri. Baik ungkapan itu secara langsung atau lewat telepon, ataupun melalui surat. Karena saling mengungkapkan perasaan cinta dan sayang adalah hubungan asmara yang mengandung makna pacaran yang akan menyeret ke dalam fitnah. Demikian pula halnya berkunjung ke rumah calon istri atau wanita yang ingin dilamar dan bergaul dengannya dalam rangka saling mengenal karakter dan sifat masing-masing, karena perbuatan seperti ini juga mengandung makna pacaran yang akan menyeret ke dalam fitnah. Wallahul musta’an (Allah-lah tempat meminta pertolongan).

Adapun cara yang ditunjukkan oleh syariat untuk mengenal wanita yang hendak dilamar adalah dengan mencari keterangan tentang yang bersangkutan melalui seseorang yang mengenalnya, baik tentang biografi (riwayat hidup), karakter, sifat, atau hal lainnya yang dibutuhkan untuk diketahui demi maslahat pernikahan. Bisa pula dengan cara meminta keterangan kepada wanita itu sendiri melalui perantaraan seseorang seperti istri teman atau yang lainnya. Dan pihak yang dimintai keterangan berkewajiban untuk menjawab seobyektif mungkin, meskipun harus membuka aib wanita tersebut karena ini bukan termasuk dalam kategori ghibah yang tercela. Hal ini termasuk dari enam perkara yang dikecualikan dari ghibah, meskipun menyebutkan aib seseorang. Demikian pula sebaliknya dengan pihak wanita yang berkepentingan untuk mengenal lelaki yang berhasrat untuk meminangnya, dapat menempuh cara yang sama.

Dalil yang menunjukkan hal ini adalah hadits Fathimah bintu Qais ketika dilamar oleh Mu’awiyah bin Abi Sufyan dan Abu Jahm, lalu dia minta nasehat kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam maka beliau bersabda:

أَمَّا أَبُو جَهْمٍ فَلاَ يَضَعُ عَصَاهُ عَنْ عَاتِقِهِ، وَأَمَّا مُعَاوِيَةُ فَصُعْلُوْكٌ لاَ مَالَ لَهُ، انْكِحِي أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ

“Adapun Abu Jahm, maka dia adalah lelaki yang tidak pernah meletakkan tongkatnya dari pundaknya8. Adapun Mu’awiyah, dia adalah lelaki miskin yang tidak memiliki harta. Menikahlah dengan Usamah bin Zaid.” (HR. Muslim)

Para ulama juga menyatakan bolehnya berbicara secara langsung dengan calon istri yang dilamar sesuai dengan tuntunan hajat dan maslahat. Akan tetapi tentunya tanpa khalwat dan dari balik hijab. Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin dalam Asy-Syarhul Mumti’ (130-129/5 cetakan Darul Atsar) berkata: “Bolehnya berbicara dengan calon istri yang dilamar wajib dibatasi dengan syarat tidak membangkitkan syahwat atau tanpa disertai dengan menikmati percakapan tersebut. Jika hal itu terjadi maka hukumnya haram, karena setiap orang wajib menghindar dan menjauh dari fitnah.”

Perkara ini diistilahkan dengan ta’aruf. Adapun terkait dengan hal-hal yang lebih spesifik yaitu organ tubuh, maka cara yang diajarkan adalah dengan melakukan nazhor, yaitu melihat wanita yang hendak dilamar. Nazhor memiliki aturan-aturan dan persyaratan-persyaratan yang membutuhkan pembahasan khusus9.

Wallahu a’lam.

Footnote:

1 Sebagaimana dalam hadits Hafshah radhiyallahu ‘anha yang muttafaq ‘alaih:

إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنِ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ

“Sesungguhnya setan itu beredar dalam tubuh Bani Âdam mengikuti peredaran darah.” (pen.)

2 Tabarruj adalah memamerkan perhiasan dan bagian-bagian tubuh yang indah dan menarik serta bagian tubuh lainnya yang mengundang syahwat lelaki, yang seharusnya ditutup. (Lihat Jilbâbul Mar’ah Al-Muslimah, hal. 120)

3 Dihasankan oleh Asy-Syaikh Muqbil dalam Ash-Shahihul Musnad (2/309), dishahihkan oleh Al-Albani dengan syawahid (penguat-penguat)-nya dalam Al-Irwa’ (2/293)

4 Bakhur yaitu pengharum ruangan berupa asap dari kayu tertentu yang harum dan dibakar.

5 Seperti ipar, anak ipar, paman suami, sepupu suami, dan seterusnya yang tidak termasuk mahram. Yakni, apakah boleh bagi seseorang untuk membiarkan salah seorang kerabatnya yang bukan mahram untuk berkhalwat dengan istrinya?

6 Sanadnya memiliki dua kelemahan: 1) Abdullah bin Lahi’ah, seorang perawi yang lemah, 2) Abû Zubair, seorang perawi yang mudallis dan dia meriwayatkan dengan ‘an’anah (tidak mempertegas bahwa dia mendengarnya dari syaikhnya). Namun hadits ini memiliki syawahid (penguat-penguat) sehingga dihasankan oleh Al-Albânî dalam Al-Irwa’ (6/215-216).

7 Dalam masalah seorang lelaki memandang wajah dan telapak tangan wanita dewasa yang bukan mahram, terjadi perbedaan pendapat. Ada yang berpendapat haram secara mutlak. Ada yang berpendapat boleh dengan syarat tidak dikhawatirkan fitnah (godaan) dan tidak bermaksud menikmati (An-Nazhor fi Hukmin Nazhor, hal. 323). Selain itu juga ada pendapat yang lain. Lihat Ar-Raddul Mufhim (hal. 115), karya Al-Albani. (ed)

8 Ini adalah kiasan dan ada dua penafsiran yang masyhur tentang maknanya: 1) Banyak safar, 2) Banyak memukul wanita, dan ini yang lebih tepat berdasarkan riwayat Muslim yang lain dengan lafadz:

أَمَّا أَبُو جَهْمٍ فَرَجُلٌ ضَرَّابٌ لِلنِّسَاءِ

“Adapun Abu Jahm, dia itu banyak memukul wanita.” (Lihat Syarhu Muslim lin Nawawî, syarah hadits no. 1480)

9 Kami telah membahasnya pada jawaban Problema Anda edisi lalu.

(Sumber: Majalah Asy Syari’ah, Vol. III/No. 29/1428H/2007, Kategori: Problema Anda, hal. 65-70. Dicopy dari http://www.asysyariah.com

----------------------------

Chasani Muchammad

Perlu diketahui, bahwa kebenaran menurut ajaran Islam adalah jika sesuai dengan firman Allah SWT dalam al-Quran al-karim dan sesuai dengan petunjuk rasulullah SAW dalam sunnahnya, sebagaimana dinyatakan dalam sebuah hadis :

تركت فيكم أمرين لن تضلوا ما ان تمسكتم بهما: كتاب الله وسنة رسوله

“Aku tinggalkan kepada kalian dua hal yang kalian tidak akan tersesat jika berpegang teguh kepada keduanya: kitab Allah (al-quran) dan sunnah rasulNya” .

Dari hadis tersebut dapat diketahui bahwa ajaran yang tidak sesuai dengan kitabullah dan sunnah rasulNya adalah ajaran yang tersesat jalan, termasuk dalam hal pernikahan.

Dalam ajaran Islam, maksud utama dari pernikahan itu selain sebagai ibadah adalah untuk membangun ikatan keluarga yang langgeng (mitsaqan ghalidzha) yang dipenuhi dengan sinar kedamaian (sakinah), saling cinta (mawaddah), dan saling kasih-sayang (rahmah). Dengan begitu, ikatan pernikahan yang tidak ditujukan untuk membangun rumah tangga secara langgeng, tidaklah sesuai dengan tujuan ajaran Islam.

Di samping itu, jika kita tengok sejarah awal Islam, di mana ketika itu masyarakat jahiliyah tidak memberikan kepada wanita hak-haknya sebagaimana mestinya karena wanita ketika itu lebih dianggap sebagai barang yang bisa ditukar seenaknya, dapat kita ketahui betapa ajaran Islam menginginkan agar para wanita dapat diberikan hak-haknya sebagaimana mestinya. Oleh karenanya, dengan syariat nikah menurut Islam ini, ajaran Islam ingin melindungi para wanita untuk mendapatkan hak-haknya. Para wanita tidak dapat dipertukarkan lagi sebagaimana zaman jahiliyah. Para wanita selain harus menjalankan kewajibannya sebagai istri, juga mempunyai hak untuk diperlakukan secara baik (mu’asyarah bil ma’ruf), dan ketika suami meninggal ia juga dapat bagian dari harta warisan.

Sorry tasya potong karena OOT

----------------------------

Natasya grey

menurut tasya....pacaran dalam islam itu TIDAK BOLEH (bukan islam indon, namun di saudi dan negara2 islam)

mengapa tidak boleh?

karena berduaan saja dilarang, menyentuh saja dilarang.

kalau tinggal di indon, muslim masih bisa bebas pacaran.

----------------------------

Chasani Muchammad

Walaataqrobuzzina, bukan hanya pacaran yg dilarang islam, bahkan melihat aurat wanita/ pria yg bukan makhramnya juga kharam, begitu juga menampakkan aurat juga kharam. Islam adalah din/ aturan hidup yg dibuat oleh sang pencipta manusia dan alam semesta.

-----------------------------

Natasya Grey

pak chasani....

bapak menulis:

Adapun cara yang ditunjukkan oleh syariat untuk mengenal wanita yang hendak dilamar adalah dengan :

mencari keterangan tentang yang bersangkutan melalui seseorang yang mengenalnya, baik tentang biografi (riwayat hidup), karakter, sifat, atau hal lainnya yang dibutuhkan untuk diketahui demi maslahat pernikahan. Bisa pula dengan cara meminta keterangan kepada wanita itu sendiri melalui perantaraan seseorang seperti istri teman atau yang lainnya.

tanggapan tasya:

KALAU SEMUA LEWAT PERANTARA, bagaimana bisa mencintai calon pasangan kita dengan tulus pak?

tasya juga tidak setuju dengan BERZINAH, namun kalau nonton berdua, makan malam berdua, ngobrol saja tidak boleh, ini namanya PEMASUNGAN.

-----------------------------

Chasani Muchammad

1. Hidup di dunia ini bukanlah atas kehendak kita manusia , bahkan kedua org tua kitapun tidak kuasa tuk menghadirkan kita manusia di dunia. Hanyalah atas kehendak sang pencipta.. Alloh SWT kita sekarang dapat bernafas, jatung manusia tetap berdetak, peredaran darah tetap berjalan, otak tetap bekerja, nadi tetap berdenyut, etc.

2. Dunia ini bukan akhir perjalanan umat manusia , sang makhluq ciptaan Alloh, namun .... merupakan tempat singga yang amat sangat sementara

3. Alloh sang pencipta manusia dan jagad raya ini telah mengingatkan berkali kali dlm alquran ( ), bahwa tuk meraih kebahagiaan hakiki bukanlah didunia. dunia adalah ladang tuk mencari bekal kehidupan abadi di akhirat

4. Alloh tuhan atas semua yang ada, berkali2x tlah memberitahukan dlm al quran, bahwa tuk meraih kebahagiaan hakiki di akhirat yang tiada terbatas, syaratnya adalah TAQWA, yakni menjalankan aturan -aturan yang diperintahkan Nya dan menjauhi yang dilarangNya, dan semua tlah tertera dlm alquran.

5. Tiada yang sulit dlm islam, tiada yang berat dlm islam, tiada yan tidak benar dlm islam, krn semua yang tertera dlm alquran adalah firmanNya. Semua tuntunan islam tuk mengatur kemaslahatan dan kebahagiaan umat manusia tidak hanya tuk kebahaiaan kehidupan dunia namun juga tuk kehidupan abadi setelah mati.

6. Jarak pandang manusia yang terbatas, jarak dengar manusia yang terbatas... dan keduanya adalah sumber asupan informasi otak yang kapasitasnya juga terbatas.... tiada pernah mampu tuk menjangkau semua kehendak Sang Pencipta Langit dan Bumi yang maha luas ini.

7. Hidup ini hakekatnya ada tiga langkah: Satu langkah tlah terlewati dan mustahil tuk ditapaki

lagi, Satu langkah adalah yang sedang dijalani, dan satu langkah lagi kita tiada tahu apakah masih sanggup melangkah atau tidak. Oleh karenanya mengoptimalkan langkah yg dijalani dg sll mengkaji dan mengkaji Al quran akan hakikat hidup ini, hakikat Alloh SWT menciptakan kita, dengan harapan dpt melakukan langkah ketiga dg lebih baik... itulah manusia yang beruntung

Yang anda sebutkan adalah MUTLAQ dilarang dlm alquran....

Sebagai akhir tulisan ini , bahwa terdapat beberapa katagori manusia ;

pertama : Ada manusia yang sadar bahwa dirinya tidak/ belum tahu dan dia teus berusaha mencari tahu akan semua yang belum difahaminya

kedua: Ada manusia yang sadar bahwa dirinya belum banyak tahu,.... namun dia enggan untuk mencari tahu...... ketiga: Ada manusia yang tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu.... keempat: Ada manusia yang tahu.. dan dia sadar akan yang diketahuinya shg mampu memilah dan memilih tuk menapak disetiap langkah hidupnya sampai diujung hayatnya.

Mohon maaf, tulisan ini adalah balasan TERAKHIR dari diskusi ini dari saya.

34 minutes ago · Report

-----------------------------

Natasya Grey

pak chasani...

mengapa harus terburu-buru pak?

dengan pengalaman dan pemahaman islam bapak, tasya yakin kita semua mau belajar banyak dari bapak loo...

bapak tulis:

bahwa terdapat beberapa katagori manusia

....keempat: Ada manusia yang tahu.. dan dia sadar akan yang diketahuinya shg mampu memilah dan memilih tuk menapak disetiap langkah hidupnya sampai diujung hayatnya.

tanggapan tasya:

tasya yakin, sy masuk dalam kategori ini,

sy YAKIN BAHWA islam itu salah dalam mengajarkan PACARAN lewat PERANTARA.

cinta itu adalah SUATU PROSES yg harus dilewati 2 orang insan yang saling MENCINTAI.

banyaknya rintangan akan membuat mrk yakin apakah pacarnya ini adalah orang yg tepat atau BUKAN yg akan menjadi PENDAMPING HIDUPNYA.

jadi bagaimana MELALUI PROSES ini kalau BERDUA SAJA TIDAK BOLEH dan bapak dengan tukus menulis bahwa AJARAN ISLAM TENTANG PACARAN INI: MUTLAK harus diikuti...

pertanyaan tasya:

1. sudah berapa banyak pengikut muhammad yg sudah berdosa karena melanggar ini?

2. berapa banyak psangan YG AKAN MERAGUKAN ISLAM ADALAH AJARAN LUHUR kalau berduaan saja DILARANG?

3. apakah bapak bisa mencintai istri/pacar bapak dengan cara seperti ini?

------------------------

Istyanto Gunawan
saudari Natasya yang saya cintai dan saya hormati.. semoga Alloh SWT selalu membimbing saudari dan kita semua dengan fikroh (pemikiran) yang Islami, bukan pemikiran yang di kuasai hawa nafsu, sebaiknya saudari cek dan ricek dulu sebelum menyalahkan ISLAM, kalau saudari menyalahkan umat islam (orang Islam) itu hal yang wajar dan bisa dimaklumi.. tapi jika saudari menyalahkan Islam... sudah pasti saudari yang kurang faham dan perlu mengenal Islam lebih dalam... karena manusia seperti saya dan juga saudari pastilah tidak terlepas dari kesalahan, sebaiknya revisi tulisan saudari yang menyatakan

"sy yakin bahwa ISLAM ITU PASTI SALAH dalam mengajarkan PACARAN lewat PERANTARA.
cinta itu adalah SUATU PROSES yg harus dilewati 2 orang insan yang saling MENCINTAI.".
saya heran dengan yang saudari sampaikan.. "tasya juga tidak setuju dengan BERZINAH, namun kalau nonton berdua, makan malam berdua, ngobrol saja tidak boleh, ini namanya PEMASUNGAN".
Ktanya saudari tidak setuju dengan berzina, tapi sarana menuju berzina saudari dukung, bahkan saudari katakan itu adlah pemasungan... naudzubillah (kita berlindun g kepada Alloh..) pada saat kita melegalkan pacaran dan perzinahan (berdua'an, pacaran, berciuman, bergandengan tangan dll.) sebenarnya kita telah DIPASUNG oleh hawa nafsu dan Syetan... didunia ini tidak ada manusia yang BEBAS MERDEKA... KEBEBASAN DAN KEMERDEKAAN hanya didapat setelah kita lolos dari ujian (DUNIA)....
jadi kita tinggal pilih...
1. dipasung (terikat) dalam kebaikan dan kebenaran (ISLAM) atau
2. dipasung (terikat) dalam kemaksiatan dan hawa nafsu..
wallloohu'alam bishshowab.

mengenai pertanyaan saudari...
1. sangat jelas sekali pengikut nabi Muhammad SAW sangat faham mengenai hal ini kecuali yang cuman ngaku2 sebagai pengikutnya saja tapi ngga pernah tau risalah dan akhlak Rosululloh apalagi yang ngga pernah sholat (ISLAM cuman di KTP aja),
perlu kita INGAT ... TIDAK ADA satupun nabi yang dijadikan surti tauladan (contoh) oleh suatu agama saat ini (akhlak, tatacara ibadahnya, bahkan kehidupan sehari-harinya) kecuali nabi Muhammad SAW (penyebar agama Islam)


2. bukan pasangan yang meragukan ISLAM... tapi ke ISLAMAN mereka yang diragukan... Alloh tidaklah rugi dengan perbuatan hambanya yang meragukan ISLAM.. TAPI hambanyalah yang akan rugi karena meragukan ISLAM.

3. Alhamdulilah sampai saat ini saya sangat mencintai Istri saya begitu juga sebaliknya, bahkan kami telah dikaruniai seorang putri, karena bagi kami (orang Islam) pernikahan bukan hanya untuk ikatan lahir saja... bukan hanay ikatan di dunia saja.
-------------------

PaPak Istyanto rekan diskusi tasya….
1. Thanks atas penjelasan bapak,
2. Bapak tulis:

Ktanya saudari tidak setuju dengan berzina, tapi sarana menuju berzina saudari dukung, bahkan saudari katakan itu adlah pemasungan

Tanggapan tasya:

Pak Istyanto, apakah berduaan SELALU MENJERUMUSKAN MANUSIA UNTUK BERZINAH? Bapak salah.

Itu pemikiran yang bisa disamakan dengan pendekatan ini: seseorang bisa MENDAPAT BANYAK MANFAAT dari internet ini yaitu MENAMBAH WAWASAN, namun begitu bisa juga MENJERUMUSKAN ORANG karena bisa mengakses PORNOGRAFI dengan mudah. Jadi apakah dengan MELARANG ORANG UNTUK AKSES INTERNET itu benar?

Alasan bapak ini dikarenakan KETAKUTAN yang tidak beralasan, kecuali Islam meyakini bahwa umatnya bukan manusia yang DEWASA. Orang dewasa bisa tahu mana yang MELEWATI BATAS mana YANG TIDAK dan masih dalam koridor yang benar pak.

Tasya yakin, PACARAN dengan PERANTARA yang bapak tunjukkan sbg PACARAN YG BENAR ini dikarenakan ayat berikut ini:

“Janganlah seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…”[HR Bukhori: 3006,523, Muslim 1341, Lihat Mausu’ah Al Manahi Asy Syari’ah 2/102]

Dan mengapa BERPEGANGAN TANGAN juga tidak diperbolehkan, karena ayat ini:

”Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu’jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283, lihat Ash Shohihah 1/447/226)

Nah, sekarang ….apa bapak tahu AKIBAT YANG DITIMBULKAN kedua ayat di atas?

Setahu tasya, dan dari info yg tasya dapatkan di Saudi, pusat islam dunia, adalah sbb:

a. BANYAK WANITA yang KAWIN KARENA DIJODOHKAN orang tua mereka (PERANTARA).

Wanita, bukan hanya dilarang pacaran, keluar rumah saja juga tidak boleh tanpa izin tertulis ayahnya, PAKAI BURQA/JILBAB, dan mesti HIDUP TERPISAH dari LAWAN JENISNYA.

Bagaimana mereka bisa didekati seorang pria yang MEREKA JUGA SUKA?

Jadi solusinya adalah MEREKA MENERIMA PILIHAN ORANG TUA MEREKA. Dan banyak yang TIDAK BAHAGIA pak.

Ini buktinya:

Di SAUDI PERNIKAHAN YANG DIPAKSA ini adalah hal yang wajar terjadi

http://www.monstersandcritics.com/news/uk/features/article_1368195.php/Forced_marriage_under_spotlight_as_human_rights_issue

di SAUDI kebanyakan gadis bertemu PERTAMA KALI suaminya SAAT DITUNANGKAN/DIJODOHKAN, dan mereka menangis.

http://teacher.scholastic.com/scholasticnews/indepth/upfront/features/index.asp?article=f092208_saudi_girls

di UEA survey: 71% wanita INGIN PILIH SUAMI SENDIRI..(mereka berteriak pada HAM untuk minta tolong)

http://gulfnews.com/news/gulf/uae/general/emirati-women-prefer-to-choose-husbands-themselves-survey-1.155915

b. Banyak PRIA (MASIH SEKOLAH) yg menjadi HOMO / penyuka sesame jenis.

Mengapa ini bisa terjadi? Karena pria SANGAT SULIT mendekati wanita yang mereka suka, jangankan medekati, melihat saja mereka TIDAK TAHU MANA yang cantik mana yang tidak. Mereka akhirnya banyak yang masuk kaum GAY.

46% murid2 di riyadh-SAUDI adalah HOMO,
25% murid2 di jeddah-SAUDI adalah HOMO, MENGAPA?
krn:
1. dilarang berduaan dg wanita lain,
2. sulit untuk mengetahui wanita cantik atau tidak krn pakai burqa,
3. untuk menyalurkan hasrat sex, kpd sesasma pria lbh mudah jadinya.

Saksikan video surveynya disini pak:

http://www.youtube.com/watch?v=-iSa9xTxBB4

JADI….. Muslimah2 itu bukan MEMILIH untuk BERZINAH, namun HANYA MAU untuk dapat MEMILIH suaminya sendiri pak.

apa yang akan bapak lakukan buat muslimah di SAUDI yang menjerit demi KEBEBASAN memilih pasangannya pak?

=============================